Pengikut

Selasa, 15 September 2015

Duduk Santai di Kursi

Siang ini panas sekali...Chiko sudah mulai menampakkan kekesalannya. Kesal karena hari ini panas, sudah panas nggak dapat makanan. Jadinya dia bete kuadrat, alhasil dia langsung naik ke atas kursi dan merebahkan badannya.


Sambil merem melek dia mengambil posisi yang amat pewe ( posisi wenak :D ) Sambil menikmati cuaca panas yang terkadang semilir angin datang dari samping kiri telinganya. Chiko suka sekali duduk-duduk santai jika hawa panas seperti ini, biasanya dia langsung tertidur pulas saking panasnya.



Atau dia melamun, mengingat si Oneng yang udah meninggalkannya duluan. Oneng sudah ada di surga, Oneng sudah meninggalkan Chiko duluan. Oneng dan Chiko adalah 2 kucing yang aku sayang. Kucing dari Menganti Gresik dimana aku tinggal. Mereka sudah tau sejarah suka dukaku bersama suami.



Aku belikan Chiko kalung yang berbunyi agar aku bisa memantau keberadaannya dimana. Warna kalung kuning dengan harga 15ribu perak untuk Chiko. Awalnya Chiko masih kaget dengan benda yang berbunyi dikalungnya tapi lama-lama jadi biasa.




Dia selalu merem melek kalo diajak bicara, entah dia mengerti aku ngomong apa ama dia. Yang penting saat dipanggil pus dia datang kearahku. Chiko dengan bulu putih halusnya selalu membuatku kangen selalu. Chiko adalah kucing dungu yang aku sayang.



Kalungnya merupakan hadiahku untuknya karena dia menjadi kucing penurut dan kerasan dengan kampung halamanku. Aku takutnya Chiko nggak kerasan saat aku bawa pulang ke kampung, aku takut dia kabur dan hilang. Tapi dia kucing penurut yang mengerti akan kegelisahanku. Chiko anteng dirumah nenekku.




Kalau sudah siap-siap mau balik keperantauan aku sedih banget karena harus ninggalin Chiko. Aku nggak tega tapi ya harus gimana lagi. Disana Chiko takut di bully ama tetangga karena dirumah nggak ada aku dan suami. Aku dan suami sama-sama kerja. Aku nggak tega melihat Chiko sendirian dirumah, mendingan Chiko tinggal dikampungku saja soalnya dikampung banyak sekali binatang peliharaan kakekku yang nantinya akan menjadi teman Chiko.



Kalo mau tidur Chiko biasanya siap-siap membersihkan badannya dengan cara menjilat seluruh bulu ditubuhnya. Menurutku Chiko itu mandi, membersihkan semua kotoran yang menempel dibadannya. Baru setelah bersih dia akan berhenti menjilati seluruh badannya.




Jilat terus Ko sampai bersih ya agar bulu putih bersihmu tetap bersih dan wangi seperti saat aku menemukanmu dulu di pasar dan aku bawa pulang ke rumag di Menganti. Aku sayang Chiko, usiamu hampir 3 tahun loh...kamu harus jadi kucing hebat dan kuat ya...



Chiko...love you...

12 komentar:

  1. chiko kucing yang nurut banget ya, pengen deh punya binatang peliharaan tapi yang udah bener2 nurut

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak...tapi kadang kalo datang bandelnya ya bandel kok...hehehe

      Hapus
  2. hai chikoooo! lucu nyaaaa *__*

    BalasHapus
  3. lucu yah, jadi pengen pelihara kucing :D
    apalagi chiko di kasih kalung gt, tambah gmn gt liatnya :)

    BalasHapus
  4. lucu sih, tapi gak lucu-lucu amat hahaha pecinta kucing

    BalasHapus
  5. Oneng dan chiko udah punya keturunan belum mbak?? Boleh dong saya minta satu :)

    BalasHapus

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
- See more at: http://www.annisast.com/2015/09/tutorial-menghapus-otomatis-link-hidup.html#sthash.tpCK9Gcr.dpuf